bisa menghilang, namun mungkin pula bisa bertambah parah. Memori yang indah kini terasa memudar dan hilang tertelan usia. Semuanya pasti akan tua dan juga mati sebelum tua.
Kini saatnya untuk melpas kegelisahan akan sepinya hidup karena semuanya telah akan usai. meski ingin bertahan, namun ku tak dapat hindari. Sunyi, hampa, pilu, gelisah menghiasi nafas yang kini tak dapat berhembus lagi dan mati.Saat surga menyapa lembut dengan pintu yang terbuka luas. Ataukah dengan neraka membara menggenggam amal keburukan di dunia. Disana lah batin mulai meronta dan bertanya kemanakah ku menuju.
Setiap saat kita pasti bersama kematian. Bahkan sangat dekat dan lebih dekat dari apa yang kita ketahui. Lalu saat ini jika ku harus tinggalkan raga, mampukah aku ? Bisa saja bacaan ku akan ini terhenti sekarang sebelum usai. Atau bisa saja tulisan ku ini terhenti sebelum terselesaikan. Semuanya ada karena suratan Tuhan kawan. Mampu berdiri karena berjuang. Mampu berlari karena usaha. Lalu semua akan kembali meninggalkan tubuh yang terbujur kaku dan tak berdaya. Dan hingga nanti, semuanya akan terjawab saat amal di hisab pada hari keadilan. Selamat menghiasi duniamu dengan penuh tawa, sampai kau akan mengerti apakah hidup itu akan mati.
Special tributte to my Friend... Arief Hidayat Marasabesy
I know you re never knew me. But i can still missin u coz Allah... ever and forever
Selamat jalan sahabat untuk selamanya... Moga bahagia dalam pelukkanNya. Amin
Achmad Rohani (Maret 8 '12)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar