Kamis, 05 April 2012

Ruang Kosong

Dan kini ke terus menanti sepi...
Betapa aku kosong hari ini
Segala rasa itu semakin menyudutkanku
Di ruanganku sendiri dan tertunduk

Semuanya entah pergi tinggali ku
Harap ku begitu nyata
Namun raga tertahan untuk sebentar

Selasa, 03 April 2012

Emosi bukan solusi

Lihatlah disana kawan, orang orang dengan gagahnya berdiri membusungkan dada seraya membanggakan dirinya sambil menginjak injak derajat orang lain. Apa yang sebenarnya di cari dari semua itu ? apakah pantas manusia satu dapat menindas manusia lainnya padahal kita semua berasal dari tanah yang selalu di injak oleh siapapun dan bahkan dari tanah itu terdapat berbagai macam kotoran yang melekat ? di manakah hati yang kita anggap sebagai pembawa kebaikan bagi semua manusia serta menjadikan setiap pribadi menjadi mulia. Pendidikan yang kita enyam dari mulai terbuka kedua

Rabu, 07 Maret 2012

Jalan Terakhir

Terlalu singkat waktu yang ku terima dalam menjalani hidup ini. Tanpa terasa semua yang telah di perjuangkan secara sengaja pergi meninggalkan raga. Sulit memang untuk bisa menerima, namun tak bisa pula melawan kehendak yang maha kuasa. segala penderitaan dan kesenagan hanya bayangan semata, serta pahit manis yang terasa sejak lama kini tinggal sebagai kenangan.Hanya menanti kenyataan yang siap untuk menghampiri. Menerima tanpa bisa menolak seluruh kehendak Sang Penggenggam kematian. Luka yang menyayat mungkin

Senin, 27 Februari 2012

Kuatnya Cinta...

Ada sebuah kisah yang baru saya dapat melalui perbincangan dengan seorang pria tua semalam. Ia adalah seorang pemuda dengan tipe pekerja keras dan sangat mencintai keluarganya. Kami pun saling bercerita dan bertukar pengalaman. Yah, karena usia saya masih terlalu muda jika di bandingkan dengan beliau, maka saya hanya bercerita tentang sedikit pengalaman saja yang baru saya rasakan. Lalu beliaupun bercerita...

Jauh sebelum saya lahir tepatnya pada tahun 70an, sebut saja pria tua itu bernama pak Joko asal kota Solo jateng memiliki profesi sebagai buruh pemasang tower untuk radio di salah satu P.T di jakarta. Karena profesinya itu kerap ia mendapat panggilan ke luar daerah bersama krunya yang berjumlah 3

Sabtu, 25 Februari 2012

Mengejar lima jari

Kita terlalu menyedihkan lebih dari yang kita bayangkan saat berkata bahwa Tuhan tidak adil. Hari dimana masih ada kesempatan untuk membaca tulisan ini, kita masih bisa melihat pagi yang cerah dan malam yang indah. Kita masih bisa mendengar bisingnya suara kehidupan dari makhluk penghuni dunia ini. Kita masih bisa merasakan sejuknya udara dan panasnya emosi hari. Bayangkan ketika esok mata kita sudah tidak berfungsi lagi, telinga tak dapat mendengar, tangan tak lagi menyentuh, serta kaki enggan untuk melangkah. Atau mungkin... Nyawa kita akan pergi meninggalkan tubuh ini secara perlahan. Apa yang bisa kita perbuat ? Terciptanya manusia dengan

Usai

Kini semuanya telah pergi
tinggalkan sayap patah yang rindu akan ujung waktu.
Manusia berubah menjadi udara
yang tercemar melalui senja hampa dan sepi.
Ku terhenti di sini karena tak sanggup berlari lagi.

Terserah pada semua yang terluka,
aku benci dengan kebohongan yang indah...

Kamis, 23 Februari 2012

Jalan masih panjang kawan...

Seseorang tidak akan dapat berdiri di dua tempat yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Ketika kita memilih satu tujuan bahkan tak ngin ragu dalam mengambil keputusan, disanalah komitmen kita di uji. Hidup bukan pilihan, namun di dalam kehidupan terdapat banyak pihan. Mengapa kita harus memilih untuk berhenti ? Kesendirian bukanlah pelarian yang tepat untuk mengakhiri semua perjalanan yang telah terukir indah. Kebersamaanlah tempat kita untuk mengadu dan melabuhkan setiap masalah yang ada. Jangan berpikir bahwa beban kita akan segera pergi jika tak ada orang lain di samping kita serta setia menemani, karena tanpa uluran kasih dan sayang mereka maka motivasi dan inspirasi pun tidak akan datang menghampiri. Perjuangan untuk bisa membuktikan apakah kita bisa dan mampu adalah dengan melewati setiap ujian yang datang tanpa berlari menjauhinya. Tentu