Jumat, 08 Januari 2016

CURHAT MALAM

Aku merindukan rumah kecil kita nan mungil namun berhiaskan lantunan dzikir, tilawah serta qiyamul lail..
Aku mendambakanmu yang selalu menangis di tengah malam... di atas hamparan sajadah tepat di belakangku. Menggenggam tasbih yg ku hadiahkan seraya melantunkan nama2 indah Asma'ul Husnah..
Aku mengharapkanmu menyajikan hidangan lezat utk sahur dan berbuka.. saat di mana kita berdoa bersama di satu meja lalu berpuasa
Aku menginginkanmu memaksaku berdiri kembali saat ku terjatuh, merapikan pakaianku yg penuh debu2 keterpurukan. Lalu bersama mengucap "Alhamdulillah.." dalam sekali helaan nafas..
Aku mencintai suara indahmu yg mendoakanku setelah bertadarus di sela antara tahajjud dan subuh.
Merayuku manja dengan hadits2 Sahih tentang Cinta.
Wahai Bidadariku.. terima kasih telah memilihku sebagai Imammu. Terima kasih pula karena telah mendekatkanku denganNya melalui cintamu.. engkau adalah sebaik2nya pakaian utk ku di dunia dan akhirat. Aamiin
Di dedikasikan utk para Istri2 solehah yg berdiri tepat di samping suami2 soleh yang luar biasa.
Semoga Allah meridhoi mereka smile emotikon

Terima Kasihku

terima kasihku..
pada kaki yg tak pernah berhnti melihat, pda tangan yg terus berkata2, pda mata yg merasa, dan pda hati yg selalu mendengar..
terima kasihku..
pada kebodohan yg mengajariku arti kecerdasan, pada kemalasan yg memaksaku bergerak, pada ketakutan yg mendorongku utk berani, dan pada keputusan asaan yg menolongku dengan keyakinannya..
terima kasihku...
pada air mata yg selalu mengalir, pda tawa yg riang, pada pesan yg tak tersampaikan, dan pada pahitnya kepastian..
terima kasihku pada kalian semua yg menjadikanku berdiri disini, dengan posisi seperti ini, dan bertahan dengan keyakinan yg sama..
-putramahkota tanpa istana

Ramadhan Pagi Ini

Ramadhan pagi ini...
Para politisi seragam menyandang peci,
Sedang para ulama bergilir memberi taujih,
Artis dan selebriti penuh reliji
Iklan televisi mulai di pegaruhi suasana khisyuk komersialisasi..
Ramadhan pagi ini..
Para polwan berusaha tampil syar'i
Sedang para sopir menyendiri di warung2 bertirai putih
Kanak2 terlelap, menikmati dirinya di zhalimi
Sedang para orang tua masih sibuk dengan berhala2 mini
Ramadhan pagi ini..
Para eksekutif gencar dengan promosi
Sedang di rumah para penganggur tekun menyeleksi channel TV
Berita2 bangsa menjadi kontroversi,
Mana yang subhat, dan mana yang psti..
Ramadhan pagi ini..
Razia prostitusi di sana sini,
Sedang pornografi marak di tengah para santri
Pengemis menangis di tengah oportuniti
Lalu para pedangang berambisi dengan produk imitasi
Ramdhan pagi ini..
Perdebatan agama silih berganti
Sedang tarawih kian di tinggal pergi setiap hari
Bazar makanan dan pakaian berderet rapih
Rumah2 sosial di serang kawanan rezeki
Ramadhan pagi ini..
Para Aktifis Kampus gelar Ifthar Jama'i,
Sedang perantau mulai berdesakkan utk kembali
Mushollah dan mesjid de penuhi ta'jil berseri seri
Namun srapah masih terlontar dari mulut pembenci
Demikian serba serbi nuansa Ramadhan di pagi ini
Pancaran ibadah, amal juga sensasi nyata tersaji
Entah dari mana lalu mau kemana mereka pergi
Yang jelas Ramadhan adalah momen yang tak terganti
‪#‎ppt_parapencaritakjil‬ (pasar rebo : 4.49 wib)

Bulan dan Bumi

Belajarlah dari bulan yang selalu mencintai bumi,
walau ia tak bisa mendekati bumi.
Ia berusaha tetap menyinari bumi,
meski dengan cahaya yang bukan miliknya sendiri.
Tetap setia mengitari bumi, melihat ke segala sisi meski keberadaanya terabaikan. Terus menemani hingga pagi menjemput. 
Dalam ketenangan malam saat bumi terlelap.
Ia hanya bisa mencintai dari jarak terjauh,
384.800 km dari bumi terhalang oleh asteroid hingga biosfer.
Saling bergerak dalam garis rotasi statis tanpa saling menyapa
Terpenjara oleh hukum alam yang fanatis
Terancam gravitasi ketika ingin mendekat
Baginya, mendekat berarti dapat 'menghancurkan'.
Namun bulan tak pernah menyesali perbuatannya
Ia selalu hidup dalam kenyataan utopisnya.
Meski takkan pernah bisa...
Karena bulan akan selalu mencintai bumi bahkan jika Tuhan
tak menghendaki mereka utk bersama sekalipun smile emotikon

Kau Harus Tahu...

Jangan pikir dia menyerah..
Dia berhenti bukan karena tak mampu memiliki mu..
Ia hanya beristirahat sejenak dari semua kegilaan ini,
Menghirup sedikit peluang dan melepaskan kegagalan.
Wajar jika ia pergi..
Karena baginya ini takkan sesakit apa yang di prediksikan
Sakit yang melibihi ancaman aparat, hingga pedihnya gas air mata
Lebih perih dari penghianatan senior atau hukuman pemberhentian dari organisasi,
Lebih kecewa dari kalah dalam pemilihan atau tertusuk badik saat sidang istimewa..
Ia hanya sekedar mencari angin segar di luar lalu bermain2 sedikit dengan
Gagasan dan Imajinasinya, hanya sebagai penghibur sesaat
Jangan pikir ia Lelah,
Karena baginya lelah adalah penghianatan seseorang bagi dirinya sendiri,
Ia sangat tahu akan Kalah, Kecewa, Terluka bahkan Menderita..
Dia belajar dewasa dari semuanya. Dia pun mengerti apa itu berjuang.
Dari kesemuanya takkan membuat ia mundur Jika bulat sudah tekadnya itu.
Baginya kau terlalu berharga. Kau lah udara yang tercipa dari
Semua mimpi mimpinya selama ini. Kau adalah wujud dari kemenangannya.
He was a Fighter. Ia bertempur dengan kekalahanya sendiri.
Apapun akan di tempuhnya hanya untuk membawamu bersanding dengannya.
Karena takkan ada lagi mimpi indah selain itu menurutnya.
Kau boleh membungkam, namun ia dan hatinya tak mungkin diam,
Ia pergi untuk kembali...
Kau aneh..
Semula ia berpikir jika kemungkinan itu benar adanya,
Sampai sampai ia rela menunggu meskipun tak pasti,
Kau memberinya harapan, lalu kau bunuh ia dengan harapan itu.
Tapi sayang ia tidak terlalu mudah untuk dibunuh,
Ia akan mencari lagi dan lagi jalan untuk menemuimu.
Karena ia akan mendapatkanmu dengan cara yang berbeda.
Ia pun tahu bahwa setitik cinta yang tersimpan di hatimu itu adalah miliknya
Sehingga namamu masih selalu hidup dalam do'anya setiap hari
No matter What! ya, meski hari berhenti saat ini, meski berulang kali ia terluka
kau masih tetap, akan dan selalu ada.
Pernah aku menyapa dengan menghiburnya bahwa cari saja pengganti,
Namu tanganku di tepisnya, baginya berjuta kemungkinan pun takkan
membawa jawaban yang sebanding denganmu,
Maka di manakah keraguanmu kau sembunyikan ?
Tunggulah saatnya,
Bukan ia yang mencarimu,
Tapi Tuhanlah yang akan menyuruh cinta untuk menyatukan kalian.
Ia yakin, Ia yakin, kau takkan melepasnya dalam rindumu
dan dia pun begitu. Meski mencintaimu di dalam ruang yang tak nyata
membuatnya selalu kuat dalam menjalani sulit hidupnya.
Ini bukan cerita dalam majas majas cinta yang penuh intrik rekayasa.
Ia yakin meski saat ini ia pergi tanpa mu, kelak ia kembali untuk menjemputmu pergi.
Goresan ini belum cukup mewakilkan keresahan akan perasaannya padamu.
Kau memang cukup membuatnya menderita selama ini,
Namun belum cukup untuk membuatnya berhenti.
Jika kau mampu, tolong panggil ia dengan sebuah tanda.
Agar ia bisa kembali. Namun jika tidak, maka biarlah alam yang meyakinkannya lagi grin emotikon
- Continued...........

SYA'IR PEREMPUAN TUA

Tuhan..
Ini bukan senyumnya
yang bukan berasal dari kebahagiaan,
Tapi senyum yang lahir dari ketabahan,
Kekuatan bersyukur, dan keyakinan masa depan
Tuhan..
Ini air mata yang tak sama
Bukan berasal dari rasa kurang akan nikmatmu,
Namun ia lahir dari perjuangan,
mengalir deras bersama harapan,
dan wujud dari perlawanan terhadap penyesalan
Tuhan..
Kami percaya bahwa kurangnya kami
adalah kelebihan yang Kau berikan.

Selasa, 28 Juli 2015

Malam Membunuh Pagi

Malang 2012

1
Hangat matahari pagi menyambut kegiatan pertama ku berorganisasi di luar aktifitas kampus tahun ini. Ini adalah organisasi pertama dari daerah asalku yang baru aku ikuti karena selain menambah teman, aku juga ingin menambah wawasan organisasi plus pengetahuan mengenai daerah dan mungkin bonusnya... ehemm... ehemm Hehe.

Iren adalah panggilanku. Aku terlahir sebagai sesosok perempuan yang ‘sok’ dewasa di usia 18 tahun namun masih memiliki sifat manja, begitulah pendapat dari sahabat sahabatku Nila dan Sisi. Mereka sahabat terbaikku di dunia dan mungkin juga di akhirat (hehe), karena merekalah yang paling mengerti siapa aku melebihi diriku sendiri. Kami bertiga sudah akrab sejak mengenakan seragam putih abu abu dan kini kami juga masuk bersamaan di organisasi ini.

Kata orang sih aku lumayan cantik (huh lumayan L) dengan wajah oriental dan selalu mengenakan kerudung. Meski agak gemuk, tapi aku tetap percaya diri sesuai jargon “kurus tanda tak mampu” uuppsss, hehe.